Hipertensi adalah suatu keadaan tekanan darah dibagian pembuluh darah meningkat secara drastis atas batas normal yaitu lebih dari 140 mmHg. Golongan utama dari pengobatan hipertensi secara farmakologi yaitu beta blocker, angiotensin converting enyme inhibitor (ACEI), dan angiotensin II receptor blocker (ARB) (5).
Penyakit infeksi merupakan penyebab pertama morbiditas dan mortalitas di dunia
Diabetes Melitus merupakan penyakit gangguan metabolik menahun akibat pankreas tidak memproduksi cukup insulin atau tubuh tidak dapat menggunakan insulin yang diproduksi secara efektif. Penderita DM tipe 2 menderita hipertensi, diperkirakan mencapai 50-70%.
Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) merupakan penyakit saluran pernapasan yang ditandai dengan respirasi kronik, yang menyebabkan hambatan aliran udara yang bersifat persisten dan sering kali progresif. Terapi pengobatan PPOK salah satunya menggunakan antibiotik untuk mencegah eksaserbasi.
Diabetes Melitus adalah penyakit yang ditandai dengan terjadinya hiperglikemia dan gangguan metabolisme karbohidrat, lemak dan protein yang dihubungkan dengan kekurangan secara absolut atau relatif dari kerja dan atau sekresi insulin.
Pelayanan Kefarmasian adalah pelayanan langsung dan bertanggung jawab kepada pasien yang berkaitan dengan sediaan farmasi dengan maksud mencapai hasil yang pasti untuk meningkatkan mutu kehidupam pasien. Standar Pelayanan Kefarmasian adalah tolak ukur yang dipergunakan sebagai pedoman bagi tenaga kefarmasian dalam menyelenggarakan pelayanan kefarmasian. Berdasarkan Permenkes Nomor 73 Tahun 201…
Asma adalah penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan sesak akibat peradangan dan penyempitan pada saluran napas. Terapi asma menggunakan lebih dari 2 obat yang disebut polifarmasi yang dapat meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat.
Diabetes Melitus (DM) didefinisikan sebagai penyakit kronis atau gangguan metabolisme karbohidrat, protein dan lemak akibat tidak cukupnya sekresi insulin pada jaringan. Evaluasi penggunaan obat merupakan program evaluasi penggunaan obat yang terstruktur dan berkesinambungan secara kualitatif dan kuantitatif.
Diabetes mellitus tipe II merupakan penyakit metabolik kronik dimana ditandai dengan resistensi insulin. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, namun dapat dikontrol kadar gula darah menggunakan terapi antidiabetik.
Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat tahan asam sehingga sering dikenal dengan Basil Tahan Asam (BTA).