Corona virus Disease 2019 (Covid-19) menyebabkan timbulnya diabetes baru dan memperparah penyakit diabetes melitus sebelumnya
Interaksi obat merupakan perubahan efek kerja dari suatu obat karena adanya obat lain ketika diberikan bersamaan sehingga efektifitas atau toksisitas obat lain berubah
Interaksi obat merupakan salah satu kategori masalah terkait obat yang dapat mempengaruhi outcome klinis pasien jika dua atau lebih obat yang diberikan secara bersamaan
Hipertensi merupakan gangguan kesehatan yang sering dijumpai dan termasuk masalah kesehatan penting karena angka prevalensi yang tinggi sehingga evaluasi penggunaan obatnya perlu dilakukan. Hipertensi didefinisikan dengan meningkatnya tekanan darah arteri yang persisten.
Interaksi obat adalah suatu interaksi yang terjadi ketika efek suatu obat diubah oleh kehadiran obat lain. Beberapa kasus hipertensi dibutuhkan kombinasi dari beberapa obat. Selain itu pasien hipertensi biasanya mengalami penyakit penyerta sehingga dibutuhkan berbagai obat untuk pelaksanaan terapi.
Gastritis merupakan peradangan dari mukosa lambung yang disebabkan iritasi dan infeksi pada lambung, sel-sel yang meradang memyebabkan mukosa lambung menipis. Penggunaan obat gastritis memerlukan manajemen pengobatan yang baik dan benar, terutama pemantauan terkait petensi interaksi obat agar dapat menghasilkan terapi pengobatan yang diinginkan.
Diabetes melitus adalah suatu klinik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah. Tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh kuman Mycobacterium tuberculosis. terdapat interaksi obat antara obat anti diabetes (OAD) dengan obat anti tuberkulosis (OAT).